Rumah Gadang Berasal Dari? Berikut 4 Keunikannya

Indonesia adalah Negara yang kaya. Di mana, ada berbagai agama, bahasa, budaya, hingga suku bangsa di sini. Salah satu suku bangsa yang ada di Indonesia adalah Suku Minang, atau yang kadang-kadang disebut dengan Minangkabau.

Yang mana, ketika membahas seputar tentang suku Minang, kita tidak bisa melepaskan diri dari pembahasan seputar rumah gadang. Karena rumah gadang berasal dari Suku Minangkabau. Rumah gadang sendiri merupakan bangunan yang menjadi ciri khas Sumatera Barat, Padang.

Rumah gadang berasal dari Padang ini mempunyai nama lain, yaitu rumah gonjong, yang artinya adalah rumah bagonjong. Hal ini karena ia mempunyai atap yang berbentuk bergonjong runcing menjulang.

Sebagaimana yang dijelaskan pada situs milik pemerintah Provinsi Sumatera Barat, bahwa rumah gadang ini disebut dengan rumah gonjong atau bergonjong dikarenakan bagian atapnya mempunyai bentuk bergonjong runcing menjulang.

Jika kita membaca sekilas mengenai rumah gadang ini di dalam sebuah buku yang berjudul ‘Rumah Gadang Arsitektur Tradisional Minangkabau’, kita akan menemukan penjelasan, bahwa bangunan rumah adat dari Padang ini adalah sebuah peninggalan yang tidak tertulis, dan merupakan sebuah kebesaran dan ciri kebudayaan masyarakat Minang di masa lalu.

Adapun yang mengembangkannya adalah seorang arsitektur bernama Vernakular. Untuk arsitektur rumah gadang ini adalah tumbuh dan juga berkembang dari masyarakat etnik dan berjangkar pada tradisi etnik. Dalam artian. rumah gadang berasal dari Minangkabau ini lahir di masyarakat Suku Minang, dan memang dibuat berjangkar pada kebudayaan masyarakat Minang.

rumah gadang berasal dari Sumbar
Ilustrasi gambar: Rumah gadang. Sumber: Pixabay

Keunikan Rumah Gadang

Sebagai salah satu rumah adat tradisional di Indonesia, rumah gadang tentu mempunyai ciri khas dan keunikannya sendiri. Karena memang, masing-masing rumah adat atau rumah tradisional di Indonesia itu mempunyai ciri khas yang tidak dimiliki oleh rumah adat atau tradisional lain. Dan ciri khas inilah yang menjadikan Indonesia semakin kaya.

Jumlah Kamar Tergantung Berapa Banyak Penghuni Wanitanya

Ketika membangun rumah gadang, maka jumlah kamar yang akan dibuat akan disesuaikan dengan berapa banyak para wanita yang akan menetap atau tinggal di dalamnya. Hal yang paling menarik adalah, tiap wanita yang sudah bersuami akan memperoleh jatah kamar.

Material pembuatnya

Rumah gadang berasal dari Padang ini memiliki bangunan yang kokoh dan gagah. Ia terbuat dari material berupa pohon Juha yang mempunyai daya tahan yang sangat baik. Adapun pemilihan jenis materialnya berdasarkan dengan kondisi lingkungan di Sumatera Barat, Padang, yang notabenenya memang lumayan rawan gempa.

Maka, dengan proses pembuatan dengan material ini, tentu bangunan rumah gadang diharapkan tahan gempa. Sementara itu, pada bagian atap rumahnya dibuat menggunakan ijuk yang runcing ke atas dan melengkuk.

Dindingnya sendiri terbuat dari anyaman bambu yang sudah dipotong-potong. Pada rumah gadang, Anda juga akan menemukan motif ukiran. Ia terbuat dari daun, buah-buahan, bunga, serta tumbuh-tumbuhan lainnya. Untuk ukirannya sendiri akan disesuaikan dengan adat yang ada di daerah yang ada di Sumatera Barat, Padang.

Atap yang disebut berbentuk seperti tanduk kerbau

Keunikan lain dari rumah gadang adalah bentuk atapnya. Di mana, dalam beberapa artikel dinyatakan bahwa bagian atap rumah gadang berasal dari Suku Minangkabau ini mirip atau hampir sama dengan tanduk kerbau. Salah satu yang menyatakan hal tersebut adalah Resky Annisa Damayanti.

Ia menuliskan hal tersebut di dalam artikelnya. Ia adalah salah satu tenaga pengajar desain interior FSRD di Universitas Trisakti. Tulisan Resky ini berjudul ‘Kebertahanan Atap Gonjong dan Perubahan Arsitektur di Wilayah Sumatera Barat disebut rumah Gadang juga sering kali disebut sebagai Rumah Bagonjong karena atapnya yang umumnya berbentuk melengkung dan memiliki gonjong’.

Kemudian, bentuknya yang hampir sama seperti tanduk kerbau kerap dihubungkan dengan Tambo Alam. Nah, Tambo Alam sendiri adalah sebuah cerita mengenai kemenangan yang diraih oleh orang Minang ketika terjadi peristiwa adu kerbau melawan suku Jawa saat itu. Sampai bentuk-bentuknya mirip dengan tanduk kerbau. Di mana, bentuk satu ini memang sangat umum bagi masyarakat Minangkabau, baik itu sebagai perhiasan ataupun symbol.

Maka, jika Anda perhatikan bagian atapnya, hal pertama yang akan Anda simpulkan mengenai rumah gadang berasal dari Sumatera Barat ini ya atapnya yang mirip seperti bentuk kepala kerbau. Karena memang, nyaris semua orang juga mengatakan demikian.

Tidak menggunakan paku

Hal yang paling menarik dan unik dari rumah gadang berasal dari Sumatera Barat ini adalah tidak menggunakan paku. Nah, perlu Anda tahu, bahwa rumah gadang sempat ada pada koin uang senilai Rp. 100. Tahun 70 an. Dalam sebuah bangunan, paku adalah bagian terpenting ya. Namun ternyata, berbeda halnya dengan rumah gadang. Di mana, ia dibangun tanpa menggunakan paku sama sekali. Untuk menggantikan paku, maka

rumah gadang berasal dari
Ilustrasi gambar: Rumah gadang. Sumber: Pixabay

Fungsi Rumah Gadang

Apa sebenarnya fungsi dari rumah gadang ini? Jadi, selain bangunannya yang indah, penuh makna, ternyata bangunan rumah adat satu ini mempunyai fungsinya. Apa saja? Yuk simak beberapa fungsi Rumah Gadang yang berasal dari Suku Minangkabau ini. Secara sederhana, fungsinya kita bagi menjadi dua, yakni fungsi adatnya dan kedua fungsi keseharian.

Fungsi adat

Sebagaimana sudah kita bahas di atas, bahwasanya rumah Gadang ini adalah salah satu rumah adat atau rumah tradisional Indonesia. Rumah satu ini mempunyai fungsi temporer.Yang mana, ia akan menjadi tempat berpusayya kegiatan-kegiatan adat yang dilaksanakan pada waktu tertentu, Dimana, kegiatan-kegiatan tersebut bisa kita uraikan dengan sesuai dengan siklus kehidupannya.

Seperti tuan mandi, khitan, perkawinan, batagak gala ataupun pengangkatan datuk, hingga kematian. Siklus-siklus tersebut akan sangat erat kaitannya dengan rumah gadang berasal dari Suku Minangkabau ini. Jadi, setiap kegiatan-kegiatan adat yang ada di Suku Minangkabau akan dilaksanakan di rumah adat. Sebagaimana fungsi adatnya.

Fungsi keseharian

Selain berguna atau bermanfaat untuk kegiatan adat, rumah gadang berasal dari Sumatera Barat ini juga mempunyai fungsi keseharian. Yang artinya, ia akan menampung berbagai kegiatan ataupun aktivitas rumah sehari-hari dari tiap penghuninya.

Biasanya, rumah gadang ini ditinggali oleh keluarga yang cukup besar. Di dalamnya terdapat suami istri. kemudian anak wanitanya, baik yang sudah menikah ataupun belum. Sementara dalam Suku Minang ini, anak laki-laki tidak mendapatkan bagian di dalam rumah.

 

Baca Juga :  7 Keunggulan dari Bata Ringan

Untuk saat ini, sebagian besar rumah gadang masih dibuat menggunakan material tradisional. Namun, sudah ada sebagian yang lainnya yang lebih mengikuti perkembangan zaman. Sehingga menggunakan material material yang ada di zaman ini. Misalnya adalah bata ringan atau hebel.

Dengan menggunakan bata ringan berkualitas, maka bangunan rumah gadang berasal dari Padang ini bisa berdiri dengan kokoh. Ia bisa tahan dalam waktu yang sangat lama. Keberadaan bata ringan berkualitas juga akan membuat bangunan lebih modern tanpa meninggalkan nilai-nilai adat di dalamnya. Jika ingin mendapatkan material hebel, Anda bisa membelinya di distributor hebel terdekat.

Demikian seputar rumah gadang berasal dari Padang. Semoga bermanfaat.

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Alamat : Jl. Proklamasi Nomer No.121, Abadijaya, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16417
Kontak : +628128250007
 
klik kontak di bawah untuk chat dengan CRO kami, atau anda bisa email kami ke info@elitehebel.co.id